Waspada Virus Nipah! Disebut Menular dari Kelelawar, Wamenkes: Indonesia Tingkatkan Pengawasan di Bandara

Ilustrasi Virus Nipah.(Dok/vietnam.vn/id)

INTANANEWS.ID – Waspada! Virus Nipah tengah berkecamuk di India. Negara tetangga, Thailand mulai meningkatkan kewaspadaan tinggi. Virus ini merupakan salah satu virus paling mematikan di dunia.

Apakah virus tersebut sudah masuk ke Indonesia?

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus memastikan bahwa sampai sekarang  ini virus Nipah belum sampai ke Indonesia.

Namun demikian, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali mulai meningkatkan pengawasan mencegah penularan virus Nipah.

Pihak bandara berkoordinasi dengan dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Denpasar untuk melakukan  pengawasan di lingkungan bandara.

Alat deteksi suhu sudah disiapkan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Selanjutnya Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan, sampai sekarang ini belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk mengatasinya.

“Virus Nipah itu sudah ada sejak 1998. Ada di India, tahun ini ada dua kasus. Memang angka kematiannya sangat tinggi, tetapi jumlah kasus di dunia ini belum sampai 1.000 kasus,” katanya di Yogyakarta pada Kamis (29/1/2026).

Ia menyebutkan bahwa sejumlah negara terdekat dengan India telah melakukan antisipasi.“Thailand sudah bagus dilakukan skrining. Di India pun sudah langsung melakukan lockdown,” ia menambahkan.

Awal tahun 2026, virus Nipah menyebar di negara bagian India, Benggala Barat (West Bengal), dengan lima kasus telah terkonfirmasi, termasuk di antaranya dokter dan perawat yang ikut terinfeksi.

Virus Nipah merupakan penyakit menular dari hewan (kelelawar buah sebagai inang) ke manusia yang menyerang sistem pernapasan serta menyebabkan peradangan akut pada otak (ensefalitis) dengan tingkat kematian yang sangat tinggi.

Para ahli menyebukan bahwa infeksi pada manusia tergolong jarang. Namun biasanya terjadi ketika virus menular dari kelelawar ke manusia dan sering kali melalui buah yang terkontaminasi.(nor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *