INTANANEWS.ID – Bak gayung bersambut sejumlah partai politik (parpol) mulai memberi dukungan agar Presiden Prabowo Subianto kembali bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal akan kembali bertarung pada Pilpres 2029 mendatang dalam taklimat di rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (2/2/2026) lalu.
Ketika itu Prabowo mulanya meminta agar tidak ada pihak yang berupaya mencelakakan bangsa. Ia pun mengajak pihak-pihak yang kerap mengkritiknya untuk bersaing secara politik dengan sehat.
“Kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan, 2029 bertarung,” ucap Prabowo di hadapan peserta rakornas saat itu.
Kali ini Partai NasDem melalui Wakil Ketuanya, Saan Mustopa di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (9/2/2026) menyatakan, tidak ada yang salah dari munculnya sinyal keinginan Presiden Prabowo Subianto menjabat dua periode.
Selanjutnya ia mengatakan, kepemimpinan Ketua Umum Partai Gerindra itu mendapat apresiasi publik yang tergambar dari hasil sigi lembaga Survei Indikator Politik. Dalam survei yang dirilis pada Minggu (8/2/2026), tingkat kepuasan terhadap kerja kepala negara mencapai 79,9 persen.
“Enggak ada masalah ya (dua periode). Kalau dilihat dari approval rating 80 persen tingkat kepuasan, apa yang dilakukan Pak Prabowo tahun ini kan berarti mendapatkan apresiasi,” ujarnya.
Dia menambahkan, tingginya tingkat kepuasan publik sudah bisa menjadi pertimbangan yang layak untuk Prabowo kembali berkompetisi pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan secara tidak langsung menyatakan bahwa untuk merealisasi program Presiden Prabowo Subianto tidak cukup lima tahun.
“Masih banyak program Prabowo, seperti makan bergizi gratis dan program pangan, yang perlu berlanjut. Kami akan membangun kampung nelayan dan lain-lain. Tentu lima tahun enggak cukup,” kata Zulkifli Hasan di sela-sela acara pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Sabtu (7/2/2026).
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga menyatakan hal senada. Ia mengatakan bahwa PKB mendukungan agar Prabowo menjabat presiden minimal sepuluh tahun.
Dia menyampaikan hal itu seusai bersama pengurus PKB menghadap Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (4/2/2026).
Selanjutnya dia mengatakan, PKB puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto.
Karena itu, Cak Imin sapaan akrab Muhaimin Iskandar yakin bahwa Prabowo bakal sukses memimpin selama lima tahun jabatannya.
“Kami pokoknya intinya puas dengan pemerintahan Pak Prabowo dan kompak minimal dua periode lah,“ ia menambahkan.(nor)












