INTANANEWS.ID — Sebuah momen hangat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-597 Kabupaten Minahasa di Balai Pertemuan Umum (BPU) Tondano, Senin (4/11/2025).
Di tengah suasana Bakti Sosial (Baksos) dan Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas, Bupati Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, dan Sekda Lynda D Watania, tak hanya sekadar menyampaikan sambutan, namun turun langsung menyentuh warga.

Dari balik kerumunan, tertangkap kamera wajah sumringah para lansia dan penyandang disabilitas saat menerima uluran tangan kedua pemimpin.
Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang terlihat dengan penuh perhatian menyerahkan paket makanan siap saji dan sembako, bahkan berinteraksi sejenak dengan mereka.
Aksi sederhana ini menjadi simbol nyata dari pesan yang sebelumnya disampaikan Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat Mapalus, yaitu budaya gotong royong dan saling membantu yang diwariskan leluhur Minahasa.
“Kita bersyukur karena Tanah Toar Lumimuut telah menempuh perjalanan panjang hampir enam abad. Dalam waktu yang begitu lama, Minahasa tumbuh menjadi daerah yang kaya akan nilai budaya, persaudaraan, dan semangat gotong royong,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, Hari Jadi Minahasa bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum untuk memperkokoh persatuan dan meneguhkan komitmen.
“Pembangunan bukan hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menyentuh hati dan kebutuhan masyarakat secara langsung,” jelasnya.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini memang menjadi wujud nyata dari kepedulian tersebut.
Selain pembagian bantuan sembako kepada perwakilan lansia, panti asuhan, disabilitas, dan penderita stunting yang diserahkan langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, Dinkes juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Mari kita jaga persatuan, rawat kebersamaan, dan kobarkan semangat kerja keras serta pengabdian bagi Tanah Minahasa. Dengan semangat Mapalus dan doa seluruh masyarakat, saya yakin Minahasa akan terus menjadi daerah yang damai, produktif, dan penuh berkat,” ia menambahkan. (nes)












