SBY: Selama Bersama Presiden Prabowo, Partai Demokrat Harus Jadi Bagian dari Solusi

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato dalam acara Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 Partai Demokrat di Hotel Bidakara, Jakarta semalam.(Dok/YouTube/Partai Demokrat)

INTANANEWS.ID – Semalam Partai Demokrat menggelar acara Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 Partai Demokrat di Hotel Bidakara, Jakarta.

Ada hal menarik dari pidato sambutan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara tersebut.

SBY mengatakan, selama berada di dalam pemerintahan Prabowo Subianto maka Partai Demokrat harus ikut mengambil bagian dari solusi.

“Demokrat bersama Presiden Prabowo harus menjadi bagian dari solusi, bagian dari progres. Sudah banyak masalah yang dihadapi bangsa ini, jangan ditambah lagi oleh kita semua,” katanya.

SBY mengatakan, untuk mewujudkan menjadi negara maju di tahun 2045 bukan hal yang mudah.

“Kita tahu cita-cita kita besar, insyaallah di abad 21 ini Indonesia bisa menjadi negara maju. Tahun 2045 Indonesia bisa menjadi stronger nation. Tetapi tantangannya tidak ringan, tantangannya berat,” tuturnya.

Namun dia menambahkan, di balik tantangan itu pasti ada solusi.

“Seberat apa pun selalu ada solusi. Demokrat harus yakin bahwa kita dengan kebersamaan, dengan visi bersama, dengan kepemimpinan yang efektif bisa membangun hari esok yang lebih baik. Kita harus bekerja sekuat tenaga,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dunia banyak memberikan pelajaran bahwa ada negara-negara yang hidup dalam kegelapan. Negara tersebut tidak memiliki harapan atas masa depannya sendiri.

“Mengapa itu terjadi? Karena bangsa itu bangsa itu gagal untuk merajut persaudaraan, kebersamaan, dan kerukunan,” katanya

Menurut dia, bangsa itu terpecah dan terbelah. Mereka terjebak dalam suasana pertikaian dan permusuhan secara terus menerus. “Tentu bukan contoh seperti itu yang ingin kita bangun dan tuju di negeri ini,” ujarnya.

SBY  menegaskan, Indonesia tidak boleh memilih jalan itu. Karena itu, dia  meminta pemerintah dan para pemimpin, untuk bertanggung jawab secara moral supaya Indonesia tetap rukun.(nor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *