Pelantikan PWI Minahasa: Bupati Ingatkan Pers Bukan Lawan, Melainkan Mitra Konstruktif

INTANANEWS – Hubungan pemerintah daerah dan insan pers sejatinya merupakan kemitraan yang saling membangun, bukan hubungan yang saling menjatuhkan.

Pers memegang fungsi penting sebagai kontrol sosial guna memastikan tata kelola pemerintahan tetap berada pada koridor demokrasi yang sehat dan transparan.

Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P. saat memberikan sambutan.(Foto:Dok/istimewa)

​Pesan tersebut disampaikan Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., dalam pelantikan pengurus PWI Kabupaten Minahasa periode 2026–2029 di Ruang Sidang Kantor Bupati, Jumat (27/2/2026).

Di hadapan jajaran Forkopimda, Bupati menyebut pers profesional sebagai aset berharga bagi kemajuan daerah.

​”Pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis, bukan lawan. Hubungan ini haruslah kemitraan yang konstruktif (saling membangun). Kritik yang jujur dan berdasarkan fakta adalah bagian penting dari demokrasi yang sehat,” ujarnya.

Pelantikan pengurus PWI Kabupaten Minahasa oleh Ketua PWI Sulawesi Utara, Drs. Voke Lontaan.(Foto:Dok/istimewa)

Hadirnya pimpinan daerah secara lengkap, mulai dari Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., Kapolres AKBP Steven Simbar, S.I.K., hingga perwakilan Kejaksaan Negeri dan Kodim 1302/Minahasa, mempertegas dukungan penuh para pimpinan daerah terhadap marwah profesi kewartawanan.

Bupati, Dr. Robby Dondokambey, S.Si. M.A.P. menyerahkan Pataka PWI kepada Ketua PWI Minahasa terpilih, Nixen Temo, sebagai simbol penyerahan amanah dan tanggung jawab organisasi.(Foto: Dok/istimewa)

Bupati mengatakan, wartawan memiliki peran krusial sebagai penjaga kebenaran sekaligus penyalur aspirasi masyarakat.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua PWI Sulawesi Utara, Drs. Voke Lontaan. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap ruang gerak jurnalis profesional.

Sementara itu, Ketua PWI Minahasa terpilih, Nixen Temo, menyatakan kesiapan organisasinya menghadapi perubahan zaman dan tantangan dunia digital yang kian kompleks.

“Kami berkomitmen berdiri teguh pada Kode Etik Jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya berita bohong, program kerja telah kami susun untuk memastikan profesionalisme anggota tetap terjaga,” tegas Nixen.

​Dukungan lintas sektoral juga tampak dari kehadiran jajaran pejabat eselon II, mulai dari para Asisten hingga Kepala Dinas.

Sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan pers melalui momentum pelantikan ini diharapkan mampu menghadirkan informasi berkualitas yang mencerdaskan masyarakat Minahasa. (nes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *