INTANANEWS.ID – Keluarga besar Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka menggelar Ibadah dan Perayaan Natal bersama tahun 2025 di Aula Gradhika Jaya Sakti, Manado, Senin (12/1/2026).
Momentum ini menjadi sarana refleksi bagi para prajurit untuk memperkuat dedikasi sekaligus mempererat tali persaudaraan di awal tahun yang baru.
Dalam perayaan tersebut, Komandan Kodim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S. diwakili oleh Pasi Intel Kapten Inf Donni Lumenta.
Kehadiran perwakilan personel dari Kodim 1302/Minahasa ini bergabung dengan ratusan jemaat lainnya yang terdiri dari prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana.
Ibadah dimulai pada pukul 08.45 WITA, dipimpin oleh Pendeta Evert Tangel, M.Pd.K. Suasana syukur terasa kental saat doa syafaat dipanjatkan oleh Pastor Severius Untu. Kehadiran para tokoh agama ini menegaskan nuansa toleransi yang menjadi napas kehidupan bermasyarakat di Sulawesi Utara.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, di antaranya Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selfanus Komaling, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, serta Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto.
Tampak juga unsur Forkopimda dan jajaran pejabat utama Kodam XIII/Merdeka yang membaur bersama tamu undangan.
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di jajaran Kodam XIII/Merdeka. Ia menekankan pentingnya membawa semangat Natal ke dalam tugas sehari-hari.
“Kiranya damai Natal senantiasa menyertai kita semua. Mari kita jadikan tahun 2026 ini sebagai momentum untuk membawa semangat dan harapan baru dalam setiap pengabdian kepada masyarakat dan negara,” ujar Pangdam.
Menariknya, perayaan kali ini juga dilaksanakan secara hibrida. Melalui sambungan daring, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut menyapa dan memberikan pesan Natal kepada seluruh jajaran TNI AD di wilayah Merdeka.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini berakhir pada pukul 12.05 WITA. Meski dilaksanakan di tengah kesibukan tugas pengamanan wilayah, perayaan ini menjadi pengingat akan pentingnya sisi spiritualitas dalam mendukung profesionalisme prajurit di lapangan. (nes)












