INTANANEWS.ID – Kodim 1302/Minahasa menegaskan bahwa keamanan dan keabsahan data pemilih harus berjalan seiring melalui kolaborasi aktif lintas lembaga.
Hal ini disampaikan dalam Forum Diskusi Terpumpun Pelayanan Publik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang digelar KPU Minahasa, Kamis (13/11/2025).
Kapten Czi Sutrisno, mewakili Komandan Kodim 1302/Minahasa, menegaskan pentingnya koordinasi antara KPU, Disdukcapil, BPJS, Kejaksaan, dan Bawaslu.
Sinergi ini, ujarnya, adalah kunci untuk menghasilkan data pemilih yang komprehensif dan valid sesuai amanat PKPU Nomor 1 Tahun 2025.
“Kolaborasi lintas lembaga ini tidak hanya menjamin data yang akurat, tetapi juga mendukung terciptanya stabilitas wilayah selama proses Pemilu,” jelas Kapten Sutrisno.
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Minahasa yang menyampaikan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam memastikan data pemilih yang mutakhir dan berkelanjutan.
Dari aspek keamanan, Wakapolres Minahasa, Kompol Jonny Rumate, menjamin sinergitas TNI–Polri akan terus diperkuat.
“Kami bersama Kodim berkomitmen memastikan pelaksanaan pemilu berjalan aman, tertib, dan damai di Minahasa,” tegas Rumate.
Dukungan integritas juga datang dari Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa, Beny Hermanto, yang menyatakan kesiapan pembentukan Posko Pemilu untuk mencegah potensi pelanggaran dan tindak pidana pemilu.
Sementara itu, Kepala Dinas Catatan Sipil, Meidy Rengkuan, menambahkan bahwa sinkronisasi data antara Disdukcapil dan KPU menjadi fondasi utama keberhasilan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. (nes)












