INTANANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Job Fair 2025 pada 14-15 Agustus di Gedung Serbaguna Wale Imanuel Koya, Tondano.
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja ini bertujuan mempertemukan pencari kerja dengan belasan perusahaan dari berbagai sektor, sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa, Lynda D. Watania, membuka secara resmi kegiatan ini.
Ia didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Joris Tumilantouw, serta perwakilan perusahaan dan ribuan pencari kerja yang memadati lokasi.
Menurut Joris, Job Fair ini merupakan strategi pemerintah daerah untuk memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja di Minahasa.
“Kami ingin menghadirkan peluang kerja nyata bagi masyarakat, sekaligus membantu perusahaan mendapatkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan,” ujarnya.
Sebanyak lebih dari 15 perusahaan, baik lokal, nasional, maupun internasional, berpartisipasi dalam acara ini.
Mereka berasal dari berbagai sektor, seperti industri, perdagangan, perbankan, pariwisata, hingga teknologi.
Ratusan lowongan pekerjaan tersedia untuk beragam jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana.
Selain stan lowongan kerja, panitia juga menyediakan layanan pembuatan Kartu AK-1 (Kartu Pencari Kerja) secara gratis, konsultasi ketenagakerjaan, dan bursa informasi pelatihan keterampilan.
Sekda Lynda Watania dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan tenaga kerja lokal.
Ia berharap Job Fair ini menjadi “jembatan” bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Acara yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya ini disambut antusias oleh para pencari kerja.
Mereka diminta untuk membawa berkas lamaran lengkap dan berpakaian rapi saat mengunjungi stan perusahaan.(nes)












