Didampingi Kapolri Jenderal Listyo, Presiden Prabowo Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 214,84 Ton

Presiden Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba di Mabes Polri, Rabu (29/10/2025).(Youtube Divisi Humas Polri)

INTANANEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto, Rabu (29/10/2025) menyaksikan langsung pemusnahan 214,84 ton barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Barang bukti narkoba tersebut merupakan hasil pengungkapan periode Oktober 2024-Oktober 2025 atau genap setahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Rincian narkoba yang dimusnahkan yakni 184,64 ton ganja, 6,95 ton sabu, 1.458.078 butir ekstasi, 1,87 ton tembakau gorila, kokain, heroin, ketamin, dan lainnya dalam jumlah signifikan.

Barang bukti tersebut merupakan hasil sitaan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Jajaran.

Dalam tayangan youtube Divisi Humas Polri tampak Prabowo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melihat ratusan ton narkoba yang akan dimusnahkan.

Keduanya mengenakan sarung tangan hitam menuju tempat barang bukti. Prabowo dan Listyo lalu menuju insenerator tempat barang bukti narkoba akan dimusnahkan. Prabowo kemudian memilih beberapa jenis narkoba yang akan dimasukkan ke dalam mesin untuk dimusnahkan.

Dalam kesempatan itu hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menko Polhukam Lodewijk F. Paulus.

Lalu hadir pula Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Suyudi Ario Seto, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Ivan Yustiavandana, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.(nor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *