INTANANEWS.ID – Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa Letnan Kolonel Inf Bonaventura Ageng Fajar Santoso memantau langsung pengamanan perayaan malam pergantian tahun di wilayah Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (31/12/2025).
Selain memastikan situasi kondusif, Dandim Letkol Inf Bonaventura bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIV Kodim 1302/Minahasa, Ny. drg. Basaria Manurung, mengikuti ibadah Misa Malam Tahun Baru 2026 di Gereja Katolik Santa Rosa Delima.
Langkah ini dilakukan guna memastikan rangkaian ibadah umat Kristiani di wilayah tersebut berjalan dengan aman dan khidmat.
Dalam pengamanan ini, personel Kodim 1302/Minahasa bersinergi dengan personel dari Polres Minahasa untuk menjaga titik-titik keramaian dan rumah ibadah.
“Pengamanan terpadu ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat yang melaksanakan ibadah, serta masyarakat luas yang merayakan malam pergantian tahun.”
Ibadah Misa yang dimulai pukul 19.54 WITA tersebut dipimpin oleh Pastor Fransiskus Marlino Lolok, MSC.
Sebanyak 250 umat tampak memadati gereja yang terletak di Kelurahan Watulambot, Kecamatan Tondano Barat.
Dalam khotbahnya yang merujuk pada Injil Yohanes 1:1-14, Pastor Fransiskus menekankan pentingnya memaknai Firman Tuhan sebagai terang dan sumber kehidupan bagi manusia dalam menghadapi tahun yang baru.
Ibadah yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berjalan tertib, diakhiri dengan Doa Syukur Agung dan Sakramen Mahakudus.
Turut hadir mendampingi Dandim dalam kegiatan tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIV Kodim 1302/Minahasa, Ny. drg. Basaria Manurung.
Selain itu, tampak pula sejumlah personel kepolisian dan tokoh agama setempat yang ikut memastikan protokol keamanan berjalan sesuai rencana.
Secara keseluruhan, situasi di Tondano pada malam pergantian tahun dilaporkan terkendali. Tidak ada gangguan keamanan yang menonjol selama rangkaian ibadah berlangsung hingga pukul 21.56 WITA.
Setelah mengikuti ibadah, Dandim bersama jajaran terus melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi euforia perayaan masyarakat di ruang publik agar tetap tertib dan lancar. (nes)












