INTANANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa mengawali tahun anggaran 2026 dengan menekankan dua aspek krusial: penguatan integritas aparatur dan percepatan transformasi digital.
Hal ini ditandai dengan peluncuran Sistem Pengelolaan Pajak Daerah Terintegrasi (SIKAMANG) di sela Apel Perdana dan Ibadah Oikumene jajaran pemkab, Senin (5/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wale Ne Tou, Tondano tersebut dipimpin oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey.
Selain menjadi momentum konsolidasi internal, apel ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama (PKS) strategis antara Pemkab Minahasa dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara.

Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, jajaran birokrasi tidak boleh terjebak dalam rutinitas. Menurut dia, capaian sepanjang tahun 2025 dalam hal reformasi birokrasi dan pelayanan publik merupakan modal dasar, namun bukan alasan untuk berpuas diri.
“Tahun 2026 menuntut kita untuk mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan kualitas kinerja, integritas, dan profesionalisme. Saya mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan kolaborasi dan akuntabilitas sebagai budaya kerja sehari-hari,” ujarnya.

Digitalisasi dan Regenerasi Birokrasi
Peluncuran aplikasi SIKAMANG menjadi sorotan utama dalam agenda tersebut. Sistem ini diharapkan mampu memangkas celah kebocoran pajak daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui tata kelola yang lebih transparan dan terintegrasi secara digital.
Selain transformasi teknologi, aspek regenerasi birokrasi juga mengemuka melalui penerimaan peserta Magang II Satuan Praja Muda Angkatan XXXV IPDN Kampus Sulawesi Utara.

Bupati berharap kehadiran para praja dapat memberikan energi baru serta perspektif akademis dalam dinamika penataan birokrasi di Minahasa.
“Jadikan masa magang ini sebagai ajang untuk mengaplikasikan ilmu. Kenali langsung dinamika pemerintahan dan kehidupan masyarakat di daerah ini,” pesan Bupati kepada para praja.
Dalam suasana ibadah Oikumene yang khidmat, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang dan Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, mengajak seluruh ASN, PPPK, hingga unsur Forkopimda untuk memaknai tahun baru sebagai momentum refleksi.

Ia menekankan bahwa tantangan ekonomi dan sosial di tahun 2026 memerlukan ketangkasan birokrasi dalam merespons kebutuhan masyarakat.
“Target kita jelas, yakni terwujudnya Minahasa yang semakin maju melalui pelayanan publik yang prima,” tambahnya.
Hadir dalam acara tersebut Ketua TP-PKK Martina Watok Dondokambey-Lengkong, Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara Arnold Polii, serta para pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa. (Advetorial)












