INTANANEWS.ID – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) memulai serangkaian kegiatan Operasi Zebra Samrat 2025.
Sebagai bagian dari operasi serentak tersebut, Apel gabungan pembukaan operasi dilaksanakan serentak di tiga wilayah Minahasa Raya, yaitu Polres Minahasa, Polres Minahasa Tenggara, dan Polres Minahasa Selatan, pada Senin (17/11/2025).
Apel ini menandai kuatnya sinergi Kodim 1302/Minahasa-Polri dan pemerintah daerah (pemda) setempat dalam meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sulawesi Utara.
Di Polres Minahasa, Kapolres AKBP Steven J.R. Simbar, SIK, memimpin apel sekitar 100 personel gabungan. Simbar menekankan bahwa Operasi Zebra bukan semata penertiban, melainkan upaya membangun budaya tertib berkendara melalui pendekatan edukatif dan humanis. Unsur TNI diwakili Danramil 1302-05 Kombi, Lettu Inf Nataniel Baweleng.
Sementara itu, di Polres Minahasa Tenggara (Mitra), Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han, memimpin 150 personel. Handoko menyoroti peningkatan mobilitas menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan perlunya penggelaran pasukan gabungan di titik rawan kecelakaan, macet, dan kriminalitas. Apel di Mitra ini turut dihadiri Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD setempat sebagai bentuk dukungan penuh pemda.
Di Polres Minahasa Selatan, apel dipimpin Kapolres AKBP David Candra Babega, SIK, S.H., M.H., dengan 110 peserta. David memaparkan data kecelakaan dua bulan terakhir sebagai dasar peningkatan patroli dan pengawasan. Sinergi TNI-Polri, yang diwakili Lettu Inf Jantje Marten Wulur (Danramil 14/Amurang), disorot positif khususnya dalam pengamanan jam padat dan kawasan wisata.
Operasi Zebra Samrat 2025 memprioritaskan Edukasi dan penindakan proporsional, pemetaan titik rawan, serta sinergi penuh TNI-Polri-Pemda. Operasi ini diharapkan mampu menciptakan wilayah yang lebih aman dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan di Sulawesi Utara. (nes)












