Sejak 20 Oktober hingga 2 November 2025, Komdigi Mengeklaim Telah Menutup 2.485.943 Konten Judi Online

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Dok/setneg.go.id)

INTANANEWS.ID – Sejak 20 Oktober hingga 2 November 2025 pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengeklaim telah menutup sedikitnya 2.458.934 konten judi online.

Konten tersebut tersebar di berbagai kanal digital, termasuk media sosial.

Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam keterangan tertulis pada Jumat (7/11/2025).

Dia menyebutkan, pihaknya menemukan 123.000 konten file sharing yang berkaitan dengan judi online di berbagai platform media sosial meliputi Meta menampung lebih dari 106.000 konten, Google dan YouTube lebih dari 41.000, X (Twitter) sekitar 18.600, Telegram sebanyak 1.942, TikTok sebanyak 1.138, LINE sebanyak 14, dan App Store sebanyak 3 konten.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebutkan, pertumbuhan judi online sudah berhasil dikurangi jauh di atas 50 persen terutama dari sisi jumlah pemain judi online dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Tercatat ekitar 80 persen pemain judi online adalah masyarakat dengan penghasilan Rp 5 juta ke bawah. Namun hingga kuartal ketiga 2025 ternyata jumlah pemain dari kelompok ini berkurang hampir 68,32 persen.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menyatakan hal itu di Jakarta pada Kamis (6/11/2025).

Dia mengatakan, dibandingkan dengan tahun 2024 maka jumlah pemain dengan kategori penghasilan rendah berkurang 67,92 persen.

Ia mengungkapkan, secara keseluruhan jumlah pemain judi online hingga kuartal ketiga kemarin sudah berkurang 68,32 persen dibandingkan tahun 2024.

“Penurunan itu merupakan hasil nyata dari kolaborasi berbagai lembaga pemerintah yang bekerja di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Ivan menambahkan, upaya pemerintah pemblokiran situs, penindakan rekening, dan pelaporan transaksi, mencerminkan keseriusan pemerintah melindungi masyarakat dari dampak judi online.(nor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *