Strategi Jitu Lindungi Merek Dagang: E-Book Sunarko Pandu Pengusaha Hindari Penolakan DJKI

INTANANEWS.ID – Ketatnya persaingan merek dagang di Indonesia menuntut para pelaku usaha memiliki strategi perlindungan hukum yang matang.

Berangkat dari kebutuhan ini, pengusaha sekaligus digital marketer Sunarko SE merilis e-book berjudul “Strategi Daftar Merek Disetujui DJKI” pada 15 September 2025.

Buku digital ini dirancang sebagai panduan komprehensif bagi pemilik usaha dan entrepreneur untuk memahami langkah-langkah penting agar pendaftaran merek mereka dapat disetujui oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Sunarko menekankan, pendaftaran merek bukan sekadar pemenuhan persyaratan administrasi, melainkan proses merancang strategi hukum yang efektif. E-book ini hadir sebagai solusi atas tingginya kasus penolakan pendaftaran yang sering kali disebabkan oleh kesalahan teknis dan kurangnya pemahaman strategis.

“Pendaftaran merek bukan hanya soal memenuhi persyaratan administrasi, tapi juga tentang merancang strategi yang tepat agar merek dapat terlindungi secara sah,” ujar Sunarko di Denpasar.

“Saya berharap e-book ini bisa memberikan wawasan praktis kepada para pengusaha agar mereka dapat menghindari kesalahan umum yang sering kali menyebabkan penolakan pendaftaran.”

Panduan tersebut secara terperinci menjabarkan tahapan kritis pendaftaran, mulai dari cara mengevaluasi kelayakan merek, strategi mencegah penolakan akibat kesamaan dengan merek yang sudah ada, hingga pentingnya pemeliharaan dan pengelolaan merek pasca-pendaftaran.

Selain materi utama, penulis yang berpengalaman dalam bidang Kekayaan Intelektual ini juga memberikan nilai tambah bagi pembaca.

Pembeli e-book “Strategi Daftar Merek Disetujui DJKI” akan mendapatkan bonus berupa bimbingan melalui grup daring WhatsApp.

E-book yang dibanderol dengan harga Rp 147.000 ini tersedia untuk umum dan dapat diakses dengan menghubungi penulis melalui akun Instagram penulis e-book ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *