INTANANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Minahasa menjelaskan alasan di balik pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Minahasa yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.
Langkah ini diambil demi memastikan kelancaran pelayanan kepada masyarakat, terutama saat masa jabatan Penjabat Bupati Minahasa, Noudy Tendean, telah berakhir.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Minahasa, Maya Kainde, menegaskan bahwa Sertijab tersebut bertujuan untuk menghindari kekosongan kepemimpinan yang bisa mengganggu penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, saat itu, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa terpilih sedang mengikuti kegiatan retret di Magelang.
“Sertijab di Jakarta dilakukan untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan, agar pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan tetap berjalan dengan baik,” ujar Maya Kainde, Jumat (14/3/2025).
Sementara itu, selama Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang mengikuti kegiatan retret, Sekretaris Daerah Minahasa diberikan kepercayaan untuk mengkoordinasikan tugas-tugas pemerintahan.
Maya Kainde juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang dalam memajukan Minahasa selama lima tahun ke depan.
“Kita semua harus bersama-sama mendukung pemerintahan Pak Robby Dondokambey dan Ibu Vanda Sarundajang untuk mewujudkan kemajuan Minahasa,” ajaknya.
Diketahui, belum lama ini Pemkab Minahasa telah melaksanakan Sertijab dari Noudy Tendean kepada Bupati Robby Dondokambey dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang pada 10 Maret 2025 di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.
Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara, Andra Mawuntu, memastikan bahwa pelaksanaan Sertijab telah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Langkah ini mencerminkan komitmen Pemkab Minahasa untuk terus bekerja demi kepentingan masyarakat, menjaga kesinambungan pemerintahan, serta mempererat kebersamaan dalam membangun daerah.(nes)












