INTANANEWS – Upaya penguatan ketahanan pangan lokal terus dilakukan melalui kolaborasi antara aparat kewilayahan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.
Di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, aksi penanaman padi bersama dilakukan untuk memastikan produktivitas lahan sawah tetap terjaga.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (20/2/2026) pagi tersebut melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1302-01/Tondano, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Tondano Barat, serta para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Liangna Tuutu.
Penanaman padi dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektar. Fokus utama pada musim tanam kali ini adalah penggunaan varietas Superwin, sebuah varietas unggul lokal yang dinilai memiliki daya adaptasi baik terhadap kondisi lingkungan di Minahasa.
Ketua Kelompok Tani Liangna Tuutu, Denny Kasingku, menyampaikan bahwa pemilihan varietas ini diharapkan mampu memberikan hasil panen yang lebih optimal dibandingkan musim sebelumnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Serma Ferry Wongkar dan Koptu Alfonso Mumu dari Koramil 1302-01/Tondano bersama Kepala BPP Tondano Barat, Sherly Agouw. Kehadiran personel TNI dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) berfungsi sebagai pendamping teknis sekaligus motivator bagi para petani.
Setelah proses penanaman yang berlangsung hingga pukul 11.30 WITA, agenda dilanjutkan dengan dialog singkat.
Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WITA dengan situasi yang kondusif. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi model keberlanjutan dalam upaya swasembada pangan di tingkat kelurahan dan kecamatan. (nes)












