INTANANEWS.ID – Seperti diduga sebelumnya akhirnya Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026) sore.
Juda Agung mengisi kursi Wakil Menteri Keuangan yang kosong setelah Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031.
Penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia merupakan hasil rapat musyawarah Komisi XI DPR di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (27/1/2026) malam.
Juda Agung sendiri telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak 13 Januari 2026.
Posisi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan saat ini telah diisi oleh mantan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.
Pelantikan Juda Agung ditetapkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029 yang diteken oleh Presiden Prabowo di Jakarta, pada 5 Februari 2026.
Presiden Prabowo memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah yang dilakukan oleh Juda Agung saat upacara pelantikan.
Selepas itu, Juda, yang merupakan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, lanjut menandatangani berita acara pelantikan. Usai meneken berita acara pelantikan, prosesi upacara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Kemudian, Presiden Prabowo pun mengucapkan selamat kepada Juda Agung beserta istrinya. Ucapan selamat yang sama juga diberikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kepada Juda Agung.
Acara pelantikan tersebut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Lalu Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Berikut Profil Juda Agung Wamenkeu Baru
Juda Agung lahir di Pontianak 6 Agustus 1964. Sebelum menjadi Gubernur BI, ia menjabat sebagai Asisten Gubernur yang membidangi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial pada periode 2020–2022.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), Washington DC, Amerika Serikat, pada periode 2017–2019. Juda Agung juga pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa barat.
Juda lulus sebagai sarjana Teknologi Pertanian dan melanjutkan pendidikan di Birmingham University mengambil jurusan Bisnis dan Keuangan, lulus pada tahun 1995.
Kemudian ia melanjutkan studi S3 pada tahun 1999 di Universitas Birmingham pada bidang Ekonomi. Tugas pertama Juda di Bank Indonesia sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Ia ditempatkan di kantor perwakilan London pada tahun 1992-1999.
Pada tahun 2012 hingga 2013 ia merupakan Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter kemudian pada 2013 hingga 2014 ia menjadi Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.
Pada Februari 2014, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo melantik Juda sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi & Moneter.
Juda Agung juga sempat memangku jabatan sebagai kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Sejak 1 Januari 2020 dipromosikan sebagai Asisten Gubernur Bank Indonesia di bidang Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial.
Terhitung sejak tanggal 6 Januari 2022, ia secara resmi dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia di hadapan Ketua Mahkamah Agung.(nor)












