Soal Rumor Perombakan Kabinet Merah Putih, PDI Perjuangan: Maaf Kami Tidak Tertarik Bahas Itu!

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDI Perjuangan. Andreas Hugo Pareira.(Dok/gesuri.id)

INTANANEWS.ID – Rumor perombakan Kabinet Merah Putih ternyata juga ditanggapi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sayangnya, partai ‘Banteng Moncong Putih’ tersebut menyatakan partainya tidak tertarik dengan rumor tersebut. PDIP lebih tertarik bicara soal isu kerakyatan ketimbang perombakan Kabinet Merah Putih

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDIP Andreas Hugo Pareira di Jakarta pada Kamis (29/1/2026).

Ia selanjutnya menyatakan, PDIP saat ini lebih fokus untuk melihat lebih dalam persoalan harga pangan yang melambung di pasaran, minimnya lapangan kerja, serta daya beli masyarakat termasuk fokus membantu penanganan bencana ekologis yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Sumatra dan Jawa Barat.

“Jadi, soal reshuffle, itu hak prerogratif presiden. Silakan diatur menurut yang paling baik,” Andreas Hugo Pareira menegaskan.

Rumor perombakan Kabinet Merah Putih mencuat setelah keponakan Presiden Prabowo Subianto, yakni Budisatrio Djiwandono disebut-sebut bakal bergabung ke Kabinet Merah Putih. Dia dikabarkan menjadi Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono yang disebut digeser sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menggantikan Praktikno.

Kemudian keponakan Prabowo lainnya yaitu Thomas Djiwandono dipilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Penunjukan Thomas itu membuat kursi jabatan Wakil Menteri Keuangan kosong.

Istana Membantah

Terkait rumor perombakan Kabinet Merah Putih, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah soal pembahasan mengenai perombakan (reshuffle) dari susunan Kabinet Merah Putih.

“Enggak ada,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (28/1/2026).

Menurut catatan intananews.id, selama tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto sudah empat kali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih.

Pertama pada 19 Februari 2025 dengan menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro dengan Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Lalu pada 8 September 2025. Dalam perombakan kabinet tersebut, Presiden Prabowo melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Lalu Mukhtarudin dilanti menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, menggantikan Abdul Kadir Karding. Lainna, Ferry Juliantono mengisi jabatan Menteri Koperasi, menggantikan Budi Arie Setiadi.

Tidak cuma itu, Presiden juga melantik menteri pertama untuk Kementerian Haji dan Umroh, yakni Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri, dan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri.

Pada 17 September 2025, Presiden Prabowo kembali melantik sejumlah pejabat untuk mengisi jabatan menteri yang sebelumnya kosong.

Djamari Chaniago ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantkan Budi Gunawan, sementara Erick Thohir dipercaya menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Dito Ariotedjo.(nor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *