Nixen Temo dan Mandat Kolektif PWI Minahasa

INTANANEWS.ID – Nixen Temo resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa masa bakti 2026-2029.

Pemilihan tersebut berlangsung dalam Konferensi PWI Minahasa yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Jumat (23/1/2026).

Proses pemilihan berjalan cukup ketat dan demokratis. Dari total 25 wartawan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Nixen Temo berhasil meraup 13 suara. Ia unggul tipis satu suara dari rivalnya, Fernando Lumanauw, yang memperoleh 12 suara.

Konferensi ini dibuka oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Riviva Maringka, MSi.

Jalannya suksesi dipantau langsung oleh Ketua PWI Sulut Voke Lontaan bersama Sekretaris Merson Simbolon.

Dalam sambutannya, Riviva Maringka menyampaikan bahwa PWI merupakan mitra strategis pemerintah daerah.

Ia berharap PWI terus konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional demi mengawal pembangunan di Minahasa.

Ketua PWI Minahasa terpilih Nixen Temo.(Foto:intananews.id)

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Nixen Temo menyampaikan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab kolektif. Ia menyadari tantangan organisasi ke depan memerlukan sinergi dari seluruh anggota.

“Kepercayaan ini memerlukan dukungan bersama. Saya sangat mengharapkan kebersamaan seluruh anggota PWI di Minahasa untuk mengawal program organisasi,” ujar Nixen.

Di sisi lain, Ketua PWI Sulut Voke Lontaan turut memberikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan pentingnya kode etik jurnalistik. Menurutnya, integritas adalah hal utama yang harus dijaga oleh insan pers.

“Selamat kepada ketua terpilih. Saya berharap seluruh anggota dapat memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan peran PWI dalam mendukung profesionalisme pers di Minahasa,” tutup Voke.

Konferensi ini pada akhirnya bukan sekadar ajang suksesi, melainkan momentum pengukuhan komitmen bersama.

Jabat tangan antar kandidat di akhir acara menjadi simbol bahwa mandat yang kini diemban Nixen Temo adalah mandat kolektif.

Di bawah kepemimpinan baru ini, PWI Minahasa diharapkan mampu melangkah lebih solid, menjaga independensi pers, dan tetap menjadi kompas moral bagi masyarakat di Tanah Toar Lumimuut. (nes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *