Dandim 1302/Minahasa Ajak Prajurit Maknai Semangat ‘PRIMA’ di Awal Tahun

INTANANEWS.ID – Mengawali dinamika tugas di tahun 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa menggelar upacara bendera mingguan di Lapangan Makodim, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Senin (19/1/2026) pagi.

Upacara ini menjadi momentum penguatan disiplin sekaligus penyampaian visi strategis TNI dalam menghadapi tantangan global dan nasional.

Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dandim 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S.(Foto: Pendim 1302/Minahasa)

Kegiatan yang dimulai pukul 07.35 WITA ini diikuti oleh sedikitnya 150 personel, yang terdiri dari unsur perwira, bintara, tamtama, hingga staf unit intelijen.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Letkol Inf Bonaventura, ditekankan bahwa pergantian tahun bukan sekadar seremoni kalender, melainkan titik tolak untuk meningkatkan profesionalisme.

Prajurit diminta untuk menginternalisasi nilai “PRIMA” (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif).

“Momentum awal tahun ini harus menjadi semangat baru untuk meningkatkan nilai ibadah dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Letkol Inf Bonaventura saat membacakan amanat tersebut di hadapan barisan prajurit.

Pesan tersebut menjadi krusial mengingat tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks, mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di wilayah Minahasa hingga pemahaman terhadap dinamika geopolitik global yang kian dinamis.

Selain aspek profesionalisme individu, poin utama yang disampaikan dalam upacara tersebut adalah penguatan soliditas internal dan eksternal.

Prajurit Kodim 1302/Minahasa diinstruksikan untuk terus memelihara sinergi dengan Polri, instansi pemerintah daerah, serta masyarakat luas.

“Soliditas adalah kunci. Kita harus terus memperkuat hubungan dengan seluruh elemen bangsa agar tercipta ruang juang yang tangguh,” lanjutnya.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian prosesi standar militer yang ketat. Kapten Arm Jhoni (Pasilog Kodim 1302/Min) bertugas sebagai Komandan Upacara, sementara Pelda Dekie Lengkong (Bati Koramil 10/Sonder) bertindak sebagai Perwira Upacara.

Prosesi meliputi pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks UUD 1945, hingga pengucapan Sapta Marga dan 8 Wajib TNI sebagai pengingat jati diri prajurit.

Acara ditutup dengan menyanyikan Mars Kodam XIII/Merdeka pada pukul 08.15 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman dengan pengawalan dari unit Intel dan Provos Kodim 1302/Minahasa. (nes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *