INTANANEWS.ID – Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar menegaskan bahwa kenaikan pangkat bagi anggota kepolisian bukanlah hak otomatis atau hadiah cuma-cuma dari institusi.
Hal ini ia sampaikan saat memimpin upacara kenaikan pangkat 48 personel Polres Minahasa di Lapangan Upacara Mapolres, Rabu, (31/12/2025) pagi.
“Seiring bertambahnya tanda pangkat, bertambah pula beban moral, etika, dan keteladanan,” ujar Kapolres Steven dalam amanatnya.
Ia mengingatkan para bawahannya agar tidak menyalahgunakan wewenang dan tetap rendah hati.
Sebanyak 48 personel, yang terdiri dari golongan perwira dan bintara, resmi menyandang pangkat baru terhitung mulai 1 Januari 2026. Mereka terpilih setelah melalui rangkaian penilaian kinerja, disiplin, dan integritas yang ketat.
Kapolres juga memberikan peringatan keras terkait budaya organisasi di lingkungan Polres Minahasa. Ia menegaskan tidak akan menoleransi praktik senioritas yang melenceng.
“Jangan sampai senioritas berubah menjadi intimidasi atau sikap apatis dalam organisasi,” tegasnya.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini diwarnai dengan sejumlah prosesi simbolik:
• Penyematan Pangkat: Dilakukan langsung oleh Kapolres kepada perwakilan personel.
• Dukungan Keluarga: Para istri dan suami mendampingi personel yang naik pangkat sebagai simbol sokongan moral dalam pengabdian.
• Siram Air Bunga: Tradisi siraman air bunga oleh Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Minahasa dilakukan sebagai simbol pembaruan semangat dan kesiapan mengemban tanggung jawab yang lebih besar.
Hadir dalam upacara tersebut Wakapolres Kompol Djonny Rumate, para Pejabat Utama (PJU), serta jajaran Kapolsek. Acara ditutup pada pukul 09.00 WITA dengan sesi foto bersama, menandai babak baru bagi 48 personel dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Minahasa. (nes)












