INTANANEWS.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Touliang, Kecamatan Kakas Barat, menuntaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap 7 hingga 12 untuk tahun anggaran 2025.
Penyaluran yang dilakukan tepat pada Rabu, 31 Desember 2025 ini menyasar 33 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan. Prioritas penerima mencakup kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, warga dengan penyakit kronis, serta lanjut usia (lansia) yang masuk kategori kemiskinan ekstrem.
Hukum Tua Desa Touliang, Hartje Mardjeny Tangkulung, S.T., menyebut cairnya bantuan di penghujung tahun ini sebagai “kado” bagi warga.

Meski sempat terkendala persoalan administrasi, ia bersyukur bantuan tersebut tetap bisa terealisasi sebelum tahun berganti.
“Anggap ini kado Natal dan Tahun Baru bagi bapak dan ibu. Gunakan untuk hal-hal yang benar-benar bermanfaat bagi keperluan keluarga, terutama untuk kebutuhan yang sangat mendesak,” ujar Hartje.
Ia juga menegaskan, seleksi penerima BLT dilakukan secara ketat sesuai instruksi pemerintah pusat.
Mengenai kelanjutan BLT di tahun mendatang, Hartje menjelaskan bahwa skema bantuan akan tetap mengacu pada kriteria ketat dari pemerintah pusat, yakni menyasar kemiskinan ekstrem.
“Jika tahun depan program ini berlanjut, kriterianya tetap mengacu pada keluarga miskin ekstrem, disabilitas yang tidak berdaya, serta keluarga yang memiliki penyakit kronis yang pengobatannya tidak boleh terputus,” jelasnya.
Hartje mengimbau warga agar merayakan malam pergantian tahun dengan penuh kesederhanaan dan kedamaian.
Ia mewanti-wanti masyarakat agar tidak terjebak dalam euforia berlebihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Mari kita rayakan dengan kedamaian. Jangan ada euforia berlebihan. Jaga stabilitas keamanan dan pelihara kerukunan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (nes)












