INTANANEWS.ID – Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, Vanda Sarundajang, menilai Desa Tempang Dua, Kecamatan Langowan Utara, memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan yang menopang kebutuhan daerah, bahkan Sulawesi Utara.
Hal ini didasari pada lahan pertanian desa yang subur dan semangat kerja keras warganya.
Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Vanda saat menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Desa Tempang Dua pada Sabtu (4/10/2025).

“Pemerintah dan masyarakat Desa Tempang Dua telah menunjukkan langkah maju dalam pembangunan. Dengan potensi besar di bidang pertanian dengan lahan subur, serta semangat kerja keras warga, desa ini bisa menjadi lumbung pangan yang menopang kebutuhan daerah, bahkan berkontribusi untuk Sulawesi Utara,” ujarnya.
Selain potensi pertanian, ia juga mengapresiasi inovasi masyarakat Tempang Dua yang berhasil menginisiasi kegiatan besar seperti Open Tournament Bulutangkis dan Grass Track Motocross yang akan digelar pada 10–12 Oktober mendatang.
Menurutnya, kegiatan olahraga tersebut memiliki dampak ganda, yakni tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana promosi Kabupaten Minahasa.
Hal ini secara langsung dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama melalui sektor UMKM pariwisata.
Lebih lanjut, Wabup Vasung juga menyampaikan kabar baik terkait kepercayaan pemerintah pusat kepada Kabupaten Minahasa.
“Kabupaten Minahasa mendapat kehormatan sebagai tuan rumah Hari Desa Nasional 2026 pada 14–15 Januari 2026, yang akan dipusatkan di Langowan Raya,” ia menjelaskan.
Acara nasional ini diprediksi akan dihadiri oleh sekitar 3.000 hingga 5.000 peserta dari seluruh desa di Indonesia.
Kehadiran Wabup Vasung disambut hangat oleh Camat Langowan Utara Evertson Rantung, Hukum Tua Desa Tempang Dua Seftian Lukow, Ketua PKK, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Ibadah syukur HUT ke-18 Desa Tempang Dua dipimpin oleh Khadim Pdt. Alfrets Ronal Oroh, S.Th.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Langowan, Kapolsek Langowan, sejumlah Kepala Dinas (PMD, Sosial, Perikanan dan Kelautan), Camat di Langowan Raya, serta para tokoh dan mantan hukum tua Desa Tempang Dua.(nes)












