INTANANEWS.ID – Setelah Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) resmi dianugerahi Pahlawan Nasional, nama Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie telah diusulkan untuk mendapat gelar Pahlawan Nasional juga.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf membenarkan hal tersebut di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (10/11/2025).
Dia mengatakan, usulan tersebut telah disampaikan sejumlah masyarakat dan pemerintah segera akan menindaklanjutinya.
“Itu sudah mulai ada usulan. Pelan-pelan dari masyarakat sudah diusulkan, nanti insyaallah akan diproseslah,” katanya.
Namun, Saifullah Yusuf belum bisa memastikan kapan pemberian gelar untuk BJ Habibie akan dilaksanakan.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan pemerintah membuka peluang pemberian gelar Pahlawan Nasional tidak hanya dilakukan setiap Hari Pahlawan tetapi juga bisa diberikan pada momentum Hari Kebangkitan Nasional.
Alasannya, masih banyak nama-nama yang dibahas untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.
“Tentu ada nama-nama yang lain. Nah, ini nanti kita akan menjadikan nama-nama yang lain ini mungkin akan dibicarakan kalau bisa ada pemberian gelar pahlawan nasional juga pada Hari Kebangkitan Nasional sehingga proses ini juga bisa terus berlanjut dan kita menghargai para tokoh, para pejuang bangsa yang telah berjasa bagi bangsa dan negara,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (10/11/2025).
Dia menyebutkan, seluruh nama penerima gelar Pahlawan Nasional merupakan hasil usulan berjenjang dari tingkat daerah hingga pusat. Nanti ada tim peneliti dan tim pengkaji gelar yang akan membahas usulan itu.
Disebutkan, proses seleksi dilakukan secara ketat melalui berbagai tahap dan melibatkan banyak pihak, termasuk akademisi, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah.
“Nah setelah melalui proses itu, kemudian dari Kementerian Sosial ke Dewan Gelar Tanda Jasa Tanda Kehormatan yang telah menyidangkan ini totalnya ada 49 nama, 40 yang baru, dan 9 nama adalah yang carry over juga dari yang sebelumnya. Dan dari dewan gelar sudah menyeleksi ada 24 yang prioritas, kemudian Presiden telah memilih 10 nama pahlawan ini,” ia menambahkan.(nor)












