INTANANEWS.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan kapolda seluruh Indonesia pada Senin (26/1/2026) menggelar rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR Senayan, Jakarta.
Banyak hal dibahas dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.
Salah satunya tentang posisi Polri apakah di bawah Kementerian atau Presiden.
Namun dalam rapat kerja itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa idealnya Polri berada di bawah Presiden.
Dia mengatakan, wilayah geografis Indonesia yang begitu luas dan jumlah masyarakat yang banyak.
“Kita memiliki 17.380 pulau dan apabila dibentangkan sebagaimana disampaikan oleh Bapak Presiden, luas kita setara dari London sampai Moskow,” dia mengungkapan.
Dengan kondisi demikian lanjutnya maka akan sangat ideal apabila Polri tetap berada langsung di bawah Presiden sehingga kepolisian akan lebih maksimal dan lebih fleksibel dalam melaksanakan tugasnya.
Sebelumnya muncul gagasan agar ada kementerian yang menaungi Polri. Hal itu mencuat dalam pembahasan internal Komisi Percepatan Reformasi Polri.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengambil contoh Kementerian Pertahanan yang menaungi TNI.
“Semua gagasan tersebut belum menjadi keputusan final. Komisi akan menyampaikan beberapa alternatif rekomendasi kepada Presiden,” Yusril menambahkan.(nor)












