Prabowo Larang Pejabat Gelar ‘Open House’ Lebaran secara Berlebihan, Ingat Indonesia Tengah Berhemat

Presiden Prabowo Subianto.(Dok/ksp.go.id)

INTANANEWS – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto melarang para pejabat menggelar open house saat Lebaran secara berlebihan.

Prabowo menyatakan hal tersebut di Istana Kepresidenan Jakarta seperti dikutip pada Sabtu (14/3/2026).

Ia mengatakan, para pejabat menahan diri agar dalam menggelar acara.

“Saat ini Indonesia tengah perlu berhemat dan itu harus dimulai dari para pejabatnya. Kita juga harus memberi contoh, open house jangan terlalu bermewah-mewahan,” tuturnya.

Pada bagian lain dia mengingatkan bahwa saat ini masih banyak masyarakat di Tanah Air yang terdampak bencana.

“Saudara kita di daerah bencana, dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” ucapnya.

Namun demikian, Presiden Prabowo menambahkan bahwa larangan bermewah-mewahan ini bukan berarti pejabat tidak boleh menggelar open house.

“Berbagai acara saat hari raya tetap diperlukan agar roda perekonomian tetap berjalan. Tetapi kita juga jangan total, istilahnya, tutup semua acara. Kalau tidak, ekonomi kita juga enggak berjalan,” katanya.

Seperti diketahui open house atau gelar griya merupakan tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia, termasuk para pejabat, pada momen hari raya seperti Idul Fitri.(nor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *