Operasi Keselamatan Samrat 2026, Upaya Meningkatkan Kepatuhan Pengendara di Minahasa

INTANANEWS.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Minahasa resmi memulai Operasi Keselamatan Samrat 2026.

Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (2/2/2026), petugas menyisir Jalan Raya Desa Tonsea Lama yang menjadi salah satu titik krusial mobilitas warga di Kabupaten Minahasa.

Operasi ini mengedepankan pendekatan persuasif, preemtif, dan preventif. Target utamanya adalah menggugah kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada penegakan hukum yang kaku.

Dalam giat tersebut, petugas masih menemukan sejumlah pengendara yang abai terhadap aturan administratif maupun kelengkapan berkendara.

Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Noldi Mawuntu, mengungkapkan bahwa mayoritas pelanggar masih diberikan pembinaan.

“Berdasarkan hasil penindakan hari pertama, 15 pengendara diberikan teguran simpatik sebagai bentuk pembinaan langsung. Sementara itu, dua pelanggaran lainnya dikenai sanksi tilang dengan barang bukti berupa satu lembar SIM dan satu lembar STNK,” ujar Iptu Noldi.

Ia menegaskan bahwa Operasi Samrat 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan hukum.

“Fokus kami adalah membangun budaya tertib demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),” tambahnya.

Selain melakukan pengawasan, personel di lapangan secara aktif mengimbau pengguna jalan untuk melengkapi dokumen kendaraan serta mengenakan alat pelindung diri.

Polres Minahasa berkomitmen melanjutkan operasi ini secara berkala di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan.

Melalui langkah ini, diharapkan kesadaran akan keselamatan berkendara tidak hanya muncul selama masa operasi, tetapi bertransformasi menjadi kebutuhan kolektif bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Minahasa. (nes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *