Kolaborasi Dinas Pariwisata dan PWI Jaga Kelestarian Benteng Moraya di Minahasa

INTANANEWS – Pelestarian objek wisata sejarah Benteng Moraya di Tondano, Kabupaten Minahasa, memerlukan kesadaran kolektif di luar tata kelola kedinasan.

Peran aktif insan pers melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kini ditempatkan sebagai mitra strategis dalam menjaga keberlangsungan aset daerah tersebut.

​Komitmen itu diwujudkan melalui aksi karya bakti yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Minahasa bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa, Jumat (13/3/2026).

Aksi bersih-bersih di kompleks Benteng Moraya ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Moudy Pangerapan bersama Ketua PWI Minahasa Nixen Veidy Temo.

​Moudy Pangerapan menjelaskan, pelibatan wartawan dalam kegiatan fisik merupakan simbol bahwa pemeliharaan aset wisata adalah kerja bersama.

Menurut dia, peran pers sangat penting, baik dalam fungsi pengawasan, promosi, maupun aksi nyata di lapangan.

​”Kehadiran rekan-rekan PWI adalah bentuk dukungan nyata. Kerja bersama ini penting untuk memupuk kebersamaan demi kemajuan pariwisata Minahasa di masa depan,” ujar Moudy.

​Ketua PWI Minahasa Nixen Veidy Temo menyatakan, wartawan memiliki tanggung jawab moral terhadap kelestarian daerahnya.

Soliditas antara pemerintah dan pers diyakini akan memperkuat narasi positif mengenai potensi wisata Minahasa di mata publik.

​”Wartawan tidak hanya bertugas menulis berita, tetapi juga memikul tanggung jawab menjaga keindahan daerah. Melalui karya bakti ini, kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus memberi kontribusi nyata,” kata Nixen.

​Kegiatan tersebut diakhiri dengan diskusi informal di area benteng.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog bagi kedua pihak untuk memetakan arah pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Minahasa ke depan. (nes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *