INTANANEWS.ID — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulawesi Utara memicu gangguan di jalur utama penghubung Kota Tomohon dan Manado.
Sebuah pohon tumbang menutupi sebagian badan jalan di wilayah Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, Selasa (6/1/2026) pagi, menyusul hujan deras dan angin kencang yang mengguyur kawasan tersebut.
Peristiwa yang terjadi di jalur padat kendaraan ini sempat mengancam kelancaran arus lalu lintas. Namun, respons cepat personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) bersama warga setempat memastikan akses jalan tetap dapat dilalui meski secara terbatas, sebelum evakuasi total dilakukan.
Laporan warga diterima sekitar pukul 05.30 WITA. Pratu Pantow, Babinsa Koramil 1302-06/Tomohon yang bertugas di Kelurahan Tinoor, langsung bergegas ke lokasi untuk memantau situasi.
Menyadari posisi pohon yang membahayakan pengguna jalan, ia segera berkoordinasi dengan Polsek Tomohon Utara dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon.
Sembari menunggu tim evakuasi tiba, Pratu Pantow menggerakkan warga sekitar untuk melakukan pembersihan awal. Dengan alat seadanya, mereka bahu-membahu menyingkirkan ranting dan dahan agar kendaraan tetap bisa melintas dengan sistem buka-tutup.
“Langkah awal sangat penting agar kemacetan panjang tidak terjadi, mengingat ini adalah jam berangkat kerja bagi warga yang melintas menuju Manado,” ujar pihak Koramil.
Sekitar pukul 07.00 WITA, personel BPBD Kota Tomohon tiba di lokasi dengan peralatan lengkap, termasuk gergaji mesin (chainsaw). Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah kelurahan, dan masyarakat membuat proses evakuasi berjalan lebih cepat.
Tepat pukul 08.20 WITA, seluruh bagian pohon berhasil dibersihkan dari badan jalan. Arus lalu lintas dari kedua arah, baik dari Tomohon maupun Manado, dinyatakan kembali normal dan lancar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut.
Meski situasi telah terkendali, Kodim 1302/Minahasa mengimbau warga dan pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
Mengingat cuaca yang belum stabil, potensi pohon tumbang atau longsor di jalur perbukitan seperti Tinoor masih cukup tinggi.
Pihak TNI melalui Koramil jajaran terus memperkuat koordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk memetakan titik-titik rawan pohon tumbang.
Langkah antisipatif ini diambil guna meminimalisir risiko bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat di awal tahun ini. (nes)












