LKPJ 2025, Ekonomi Minahasa Tumbuh 5,58 Persen, Angka Kemiskinan Menurun

INTANANEWS — Pemerintah Kabupaten Minahasa memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Minahasa, Senin (16/3/2026).

Dalam laporan tersebut, Bupati Minahasa Robby Dondokambey mencatatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang positif serta peningkatan indikator kesejahteraan masyarakat sepanjang tahun 2025.

​Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Minahasa Robby Longkutoy, didampingi Wakil Ketua Putri Pontororing dan Adrie Kamasi, serta dihadiri oleh 27 anggota dewan.

Agenda dimulai dengan pembacaan surat masuk oleh Sekretaris DPRD Robert Ratulangi terkait penyampaian LKPJ yang merupakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk transparansi pemerintah daerah kepada legislatif dan masyarakat.

​Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah tahun 2025 setelah perubahan mencapai Rp 1,325 triliun dari target sebesar Rp 1,341 triliun atau setara dengan 98,84 persen.

Sementara itu, pada sisi belanja daerah, pemerintah merealisasikan anggaran sebesar Rp 1,239 triliun dari pagu setelah perubahan sebesar Rp 1,406 triliun atau sekitar 88,16 persen.

​Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026, Bupati memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Minahasa meningkat menjadi 5,58 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 5,49 persen.

Tren positif juga terlihat pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 79,26 pada tahun 2024 menjadi 79,73 pada tahun 2025.

Sejalan dengan itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 6,53 persen pada tahun 2024 menjadi 5,88 persen pada tahun 2025, yang menunjukkan perbaikan kemandirian ekonomi keluarga.

​Meskipun mencatatkan berbagai capaian, Bupati mengakui bahwa penyelenggaraan pemerintahan sepanjang tahun 2025 masih menghadapi tantangan, terutama terkait kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Hal ini menuntut pemerintah daerah untuk tetap menjaga efektivitas program pembangunan di tengah keterbatasan anggaran yang ada.

Oleh karena itu, berbagai catatan dan rekomendasi dari DPRD akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi pemerintah daerah.

​Menanggapi laporan tersebut, DPRD Kabupaten Minahasa akan melakukan pembahasan melalui Panitia Khusus (Pansus) yang terdiri dari perwakilan fraksi-fraksi, seperti PDI-P, Gerindra, dan Golongan Karya, guna menyusun rekomendasi perencanaan peraturan daerah ke depan.

​Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa dan menyambut Idul Fitri bagi umat Muslim, selamat menyambut Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu, serta selamat menghayati Minggu Sengsara hingga Paskah bagi umat Kristiani.

​Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, jajaran Forkopimda, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa. (nes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *