Mudik Nyaman, BPJS Tondano Pastikan Layanan JKN Siaga Selama Libur Lebaran

INTANANEWS – BPJS Kesehatan Cabang Tondano memberikan jaminan kesiapan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil untuk memastikan pemudik tetap mendapatkan akses perlindungan kesehatan yang optimal selama masa libur Lebaran dan cuti bersama tahun 2026.

​Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Yuliarso Budiman, menegaskan bahwa seluruh kanal layanan, baik tatap muka maupun digital, telah disiagakan untuk melayani peserta JKN di tengah tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tondano, Yuliarso Budiman/tengah. (Foto:intana.news)

Dalam workshop dan konferensi pers di Green Leaf, Tomohon, Senin (9/3/2026), Yuliarso menjelaskan bahwa kesiagaan ini merupakan instrumen strategis pemerintah untuk menyediakan perlindungan kesehatan yang merata.

​”Kami memastikan pelayanan administrasi dan kesehatan dari mitra fasilitas kesehatan tetap berjalan optimal. Layanan tatap muka di kantor cabang tetap tersedia selama periode cuti bersama, kecuali pada hari libur nasional,” ujar Yuliarso.

​Untuk memudahkan peserta, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan berbagai kanal non-tatap muka.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan WhatsApp (Pandawa) di nomor 0811-8165-165, BPJS Kesehatan Care Center 165, hingga aplikasi Mobile JKN.

Yuliarso mengimbau pemudik untuk memeriksa status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN sebelum memulai perjalanan.

Jika terdapat kendala tunggakan, peserta dapat memanfaatkan program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab) agar jaminan kembali aktif.

​”Kami juga menyarankan pemudik menjaga kondisi fisik, memastikan persediaan obat, dan memanfaatkan tempat istirahat selama perjalanan,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Meisria MA Kaparang memaparkan bahwa fitur digital saat ini sangat mumpuni untuk mengurus keperluan administratif tanpa harus datang ke kantor cabang.

Hal ini diharapkan dapat meminimalkan kendala medis maupun administratif bagi peserta yang sedang berada di kampung halaman.

​Meski layanan disiagakan, BPJS Kesehatan tetap mengingatkan masyarakat mengenai 21 jenis layanan yang tidak dijamin dalam program JKN.

Beberapa di antaranya meliputi pelayanan estetika, gangguan akibat ketergantungan obat atau alkohol, cedera akibat sengaja menyakiti diri sendiri, hingga hobi yang membahayakan nyawa.

​Melalui kesiapan fasilitas kesehatan dan optimalisasi kanal digital ini, BPJS Kesehatan berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang dan tetap terlindungi oleh jaminan kesehatan yang memadai. (nes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *