INTANANEWS – Sebanyak 36 dokter program internsip dari Kementerian Kesehatan resmi memulai masa bakti di Kabupaten Minahasa.
Para dokter lulusan berbagai fakultas kedokteran di Indonesia ini akan memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah tersebut selama satu tahun ke depan.
Penerimaan para tenaga medis muda ini ditandai dengan sesi foto bersama Bupati Minahasa di Wale Ne Tou, Tondano, yang dilaksanakan dalam rangkaian Apel Awal Bulan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, dr. Olviane Rattu, menyatakan bahwa penugasan para dokter ini bertujuan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
Penempatan mereka mencakup fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, para tenaga medis ini akan disebar di tiga rumah sakit, yaitu RSUD dr. Sam Ratulangi Tondano, RS Siloam Sonder, dan RS Awaloei.
Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan medis di rumah sakit tetap optimal.
Selain di rumah sakit, para dokter juga ditugaskan di lima pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Puskesmas tersebut meliputi Puskesmas Koya, Puskesmas Pineleng, Puskesmas Tanahwangko, Puskesmas Sonder, dan Puskesmas Remboken.
Kehadiran puluhan dokter baru ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga medis di Minahasa.(nes)












