INTANANEWS – Polisi mengeklaim telah mengantongi nama bandar berinisial E yang diduga kuat
pemasok narkoba Kapolres Bima Kota nonaktif, Ajun Komisaris Besar Didik Putra Kuncoro (AKBP DPK).
Kini bandar narkoba tersebut tengah dalam proses pengejaran.
Hal itu disampaikan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Johnny Eddizon Isir di Jakarta pada Minggu (15/2/2026) malam.
“Saat ini sedang dalam proses pengejaran dan penangkapan terhadap bandar narkoba berinisial E tersebut,” katanya.
Dia selanjutnya mengatakan, E diketahui memasok narkoba ke mantan Kepala Satuan Narkoba Polres Bima Kota, Ajun Komisaris Malaungi (AKP ML) sebelum sampai di tangan AKBP DPK.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pendalaman agar kasus ini dapat terang benderang dengan melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri pada Jumat (13/2/2026) telah menetapkan AKBP DPK sebagai tersangka dugaan kepemilikan narkoba.
Kasus ini terungkap berawal dari penangkapan dua asisten rumah tangga milik tersangka anggota Polri Bripka IR dan istrinya, AN, dengan barang bukti sabu 30,415 gram di rumah pribadi keduanya.
Ternyata dari hasil interogasi Ditresnarkoba Polda Nusa Tenggara Barat ditemukan keterlibatan AKP Malaungi (ML) dalam jaringan tersebut.
Hasil pemeriksaan lanjutan oleh Bidpropam Polda NTB terhadap AKP ML menunjukkan hasil positif amfetamin dan metamfetamin. Penggeledahan di ruang kerja dan rumah jabatan AKP ML kemudian menemukan lima paket sabu seberat 488,496 gram.
Nah! Dari sinilah terungkap keterlibatan AKBP DPK. Ini berdasarkan keterangan dari AKP ML.
Tak hanya sampai di situ kemudian Tim gabungan Biro Paminal Divpropam Polri dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggeledah rumah pribadi AKBP DPK di Tangerang pada Rabu (11/2/2026).
Hasilnya, penyidik menemukan sabu 16,3 gram, ekstasi 50 butir, alprazolam 19 butir, happy five 2 butir, dan ketamin 5 gram.(nor)












