INTANANEWS.ID – Hingga kini Jenderal Listyo Sigit Prabowo tercatat sebagai Kapolri terlama kecuali Komisaris Jenderal Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo dengan masa bakti 14 tahun sejak 29 September 1945 hingga 14 Desember 1959.
Salah satu sebab mengapa Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap menjadi Kapolri sejak dilantik pada 27 Januari 2021 ternyata dia loyal kepada Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Habiburokhman dalam keterangan resminya di Jakarta pada Kamis (29/1/2026).
“Saya bersaksi Pak Kapolri Listyo Sigit 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo,” ujarnya.
Pernyataan politisi Partai Gerindra itu sekaligus menjawab rumor yang menyebutkan bahwa Listyo Sigit Prabowo tidak loyal kepada presiden.
Habiburokhman membeberkan ada tokoh yang saat tahun politik 2024 kemarin bertentangan dengan Prabowo lalu mengembuskan isu bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak loyal kepada Presiden.
Dia menyebutkan, orang tersebut menyebut dua alasan yakni pertama soal pembentukan tim reformasi internal Polri sebelum terbentuknya tim reformasi Presiden dan kedua adalah saat Kapolri menolak posisi Polri di bawah kementerian.
Ia menyatakan bahwa pembentukan tim reformasi Polri bentukan Listyo Sigit Prabowo malah menunjukkan bahwa Polri sejalan dengan visi presiden.
Begitu halnya dengan sikap Listyo Sigit Prabowo menolak di bawah kementerian. Menurut Habiburokhman, Presiden Prabowo juga menginginkan Polri langsung di bawah komando presiden.
Berikut daftar Kapolri sepanjang masa menurut catatan intananews.id:
1. Komisaris Jenderal Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo periode 29 September 1945-14 Desember 1959 (14 tahun).
2. Komisaris Jenderal Soekarno Djojonegoro periode 14 Desember 1959-30 Desember 1963 (4 tahun).
3. Jenderal Soetjipto Danoekoesoemo periode 30 Desember 1963-8 Mei 1965 (2 tahun)
4. Jenderal Soetjipto Joedodihardjo periode 9 Mei 1965-15 Mei 1968 (2 tahun).
5. Jenderal Hoegeng Imam Santoso periode 15 Mei 1968-2 Oktober 1971 (3 tahun).
6. Jenderal Mohamad Hasan periode 3 Oktober 1971-24 Juni 1974 (3 tahun).
7. Jenderal Widodo Budidarmo periode 26 Juni 1974-25 September 1978 (4 tahun).
8. Jenderal Awaluddin Djamin periode 26 September 1978-3 Desember 1982 (4 tahun).
9. Jenderal Anton Soedjarwo periode 4 Desember 1982-6 Juni 1986 (4 tahun).
10. Jenderal Mochammad Sanoesi periode 7 Juni 1986-19 Februari 1991 (5 tahun).
11. Jenderal Kunarto periode 20 Februari 1991-05 April 1993 (2 tahun).
12. Jenderal Banurusman Astrosemitro periode 6 April 1993-14 Maret 1996 (3 tahun).
13. Jenderal Dibyo Widodo periode 15 Maret 1996-28 Juni 1998 (2 tahun).
14. Jenderal Roesmanhadi periode 29 Juni 1998-3 Januari 2000 (2 tahun).
15. Jenderal Roesdihardjo periode 4 Januari 2000-22 September 2000 (8 bulan).
16. Jenderal Surojo Bimantoro periode 23 September 2000-21 Juli 2001 (10 bulan).
17. Jenderal Da’i Bachtiar periode 29 November 2001-7 Juli 2005 (4 tahun).
18. Jenderal Sutanto periode 8 Juli 2005-30 September 2008 (3 tahun).
19. Jenderal Bambang Hendarso Danuri periode 1 Oktober 2008-22 Oktober 2010 (2 tahun).
20. Jenderal Timur Pradopo periode 22 Oktober 2010-25 Oktober 2013 (3 tahun).
21. Jenderal Sutarman periode 25 Oktober 2013-16 Januari 2015 (2 tahun).
22. Jenderal Badrodin Haiti periode 17 April 2015-14 Juli 2016 (1 tahun).
23. Jenderal Tito Karnavian periode 14 Juli 2016-23 Oktober 2019 (3 tahun).
24. Jenderal Idham Aziz periode 1 November 2019-27 Januari 2021 (2 tahun).
25. Jenderal Listyo Sigit Prabowo periode 27 Januari 2021- sampai sekarang.(nor)












